Pages

Sunday, June 30, 2013

Jurnal Tradingku 2

Aku merasa menjadi trader yang sangat bodoh didunia ini, sungguh betapa bodohnya aku, mungkin inilah salah satu penyakit trader pada umum nya, setelah aku mulai mengetik jurnal bagian pertama dan itu pun belum selesai sepenuhnya, dipostingan sebelumnya tertulis bahwa aku akan melakukan deposit awal sebesar $25, tapi betapa bodohnya aku yang berani bertaruh dengan modal awal $45.

Posting buat jurnal juga belum selesai, apalagi bikin Money Management dan Rules OP nya, malah keburu gatel nih tangan, iseng-iseng OP pake lot kecil ketahanan sekitar 1000 pips, ternyata foating juga, mulai gugup, akhirnya tepancing juga pake lot gede, inilah hasilnya, dalam waktu kurang dari 24 jam akun sudah kena MC.

Beginilah jadinya bila trading menggunakan emosi tanpa adanya pertimbangan dan tanggung jawab sama sekali, mungkin aku memang harus bayar SPP lagi diforex, tidak apalah semua penyesalan jika hanya disesali tidak ada manfaatnya, dan tidak pula akan menyelesaikan masalah, memang sakit sekali rasanya berkali kali margin call, hanya bisa pasrah balance berubah menjadi nol koma sekian dalam waktu sekejap, sampai sampai malamnya tidak bisa tidur.

Keesokan harinya saya coba untuk lihat chart dan review ulang kesalahany saya, Alhamdulillah ternyata diforex memang harus bayar dulu baru dapat pelajaran yang lebih fresh, namun bisakah saya menggunakan pelajaran baru ini dalam sekempatan berikutnya, dalam diri saya terdapat keyakinan yang cukup kuat agar sukses di forex dan tidak akan pernah menyerah, karena jika anda menyerah maka habislah semuanya dna sia sia juga perjuangan yang telah kita bangun dari awal, percayalah pada diri anda sendiri atas keagungan Tuhan yang Maha Besar.

Pada Kesempatan berikutnya saya berencana menggunakan modal tidak lebih besar dari $10, saya memiliki impian untuk mengubahnya menjadi $100.000 atau sekitar 1 Milyar lebih dalam waktu 5 bulan, mungkin mustahil dalam waktu yang begitu singkat, tapi jika Tuhan yang Maha Kuasa menghendaki siapapun tidak akan bisa menghalangi kekuasaanya.

No comments:

Post a Comment